• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm
Bupati Hendrajoni Pimpin Tim Terpadu Salurkan Bantuan ke Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan

29 November 2025

59 kali dibaca

Bupati Hendrajoni Pimpin Tim Terpadu Salurkan Bantuan ke Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan

PESISIR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana dengan mengerahkan tim terpadu untuk mendistribusikan bantuan logistik ke sejumlah kecamatan terdampak banjir dan longsor, Sabtu (29/11). 

Tim ini dipimpin langsung oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, bersama Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni, Dandim 0311/Pessel Letkol Czi Theodurus, serta jajaran OPD terkait.

Sejak pagi, rombongan bergerak menuju beberapa titik terdampak untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan. Bupati Hendrajoni menegaskan bahwa penanganan bencana dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi dengan baik antarinstansi.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada distribusi bantuan, tetapi juga mengumpulkan data lengkap mengenai kondisi warga di kecamatan dan nagari yang terdampak. Informasi tersebut nantinya akan menjadi dasar laporan resmi ke pemerintah pusat melalui BNPB, Kemenkes, dan Kementerian Sosial.

Hendrajoni menambahkan bahwa dirinya akan memegang kendali langsung dalam setiap langkah penanganan bencana. Seluruh OPD, termasuk wakil bupati dan sekda, telah diinstruksikan untuk turun ke lapangan tanpa pengecualian.

“Penanganan ini tidak bisa setengah-setengah. Saya turun langsung, dan semua jajaran harus bergerak cepat agar kebutuhan warga segera terpenuhi,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni menyampaikan bahwa bencana kali ini tidak hanya melanda Pesisir Selatan, tetapi juga sejumlah kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat. Namun, perhatian khusus tetap diarahkan ke daerah yang mengalami dampak terparah.

Lisda mengungkapkan bahwa dirinya telah menyampaikan proposal kebutuhan penanganan bencana ke pemerintah pusat, termasuk ke BNPB dan Kementerian Sosial. Ia berharap percepatan bantuan dapat segera dilakukan untuk mengurangi beban masyarakat.

Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah, forkopimda, dan seluruh OPD di tengah masyarakat adalah bukti nyata bahwa pemerintah tidak tinggal diam menghadapi situasi darurat ini. “Kita harus bergerak cepat, termasuk mencari akar penyebab banjir dan longsor agar penanganan jangka panjang bisa dilakukan,” ujar Lisda.

Selain menyalurkan bantuan logistik, tim terpadu juga melakukan pemantauan situasi di lapangan untuk memastikan akses transportasi dan layanan dasar tetap tersedia. Koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat disebut terus berjalan intensif.

Pada hari yang sama, bantuan logistik difokuskan ke sejumlah nagari di Kecamatan Batang Kapas yang menjadi salah satu wilayah dengan dampak cukup signifikan. Pemerintah memastikan distribusi dilakukan merata dan tepat sasaran.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta seluruh unsur forkopimda, upaya pemulihan diharapkan berjalan lebih cepat dan menyeluruh demi membantu masyarakat bangkit dari kondisi bencana.