PESISIR SELATAN — Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, langsung turun ke lokasi terdampak banjir setibanya dari Jakarta pada Jumat (28/11). Tanpa jeda, ia menuju Nagari Duku Utara, Kecamatan Koto XI Tarusan, salah satu kawasan yang mengalami kerusakan terparah akibat luapan air.
Kedatangan Hendrajoni disambut warga yang sejak pagi menantikan kehadiran kepala daerah tersebut. Ia membawa bantuan logistik berupa sembako dan kebutuhan dasar lain, yang segera dibagikan kepada masyarakat.
Di tengah peninjauan, suasana haru sempat terasa saat sejumlah warga menyampaikan kondisi rumah mereka yang rusak diterjang banjir. Hendrajoni tampak mendengarkan dengan saksama dan berjanji memastikan bantuan lanjutan segera didorong ke wilayah terdampak.
“Saya datang untuk memastikan masyarakat tidak sendirian menghadapi musibah ini,” ujarnya dengan nada tegas.
Bupati Hendrajoni juga menjelaskan bahwa keberangkatannya ke Jakarta beberapa hari sebelumnya merupakan bagian dari rapat koordinasi bersama pemerintah pusat terkait percepatan penanganan bencana banjir di Sumatera Barat. Pertemuan tersebut membahas dampak kerusakan infrastruktur, pertanian, hingga kerugian warga.
“Rapat itu penting agar Pesisir Selatan mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat. Setiap kerusakan dan kerugian harus terdata dengan tepat supaya bantuan bisa segera dikucurkan,” terangnya.
Ia menepis anggapan bahwa dirinya meninggalkan daerah saat banjir terjadi. Menurutnya, seluruh perkembangan bencana ia pantau secara real time melalui laporan perangkat daerah.
“Meski saya berada di Jakarta, saya terus memantau kondisi Pesisir Selatan,” katanya.
Hendrajoni menambahkan bahwa instruksi penanganan darurat telah ia keluarkan sebelum keberangkatannya. Wakil Bupati, Sekda, dan seluruh OPD diminta turun langsung ke lapangan untuk mempercepat respon pemerintah daerah.
“Tidak boleh ada yang menunggu. Semua harus bergerak cepat,” tegasnya.
Bupati memastikan seluruh jajaran pemerintah daerah telah bekerja dalam beberapa hari terakhir, menyisir wilayah terdampak dan menyalurkan bantuan bagi warga.
“Setiap jam sangat berarti dalam situasi bencana seperti ini. Karena itu saya kembali secepat mungkin,” tambahnya.
Warga yang hadir menyampaikan apresiasi lantaran merasa kondisi mereka diperhatikan. Pemerintah daerah kini optimistis pemulihan pasca-banjir dapat dilakukan lebih cepat berkat koordinasi dengan pemerintah pusat dan langkah cepat di lapangan.
“Kita akan bangkit bersama. Saya akan memantau langsung agar bantuan tersalurkan dan tidak ada warga yang terabaikan,” tutup Hendrajoni.