• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm

22 Mei 2011

934 kali dibaca

Harga Pinang Di Pessel Berfariasi

Painan, Mei----

Harga jual komoditi pinang ditingkat pedagang pengumpul di Pesisir Selatan turun dari harga Rp9.500 perkilogram menjadi Rp6.000 per kilogram sejak sepekan terakhir.

Imran (43) pedagang pengumpul di Surantih Minggu (21/5) mengatakan, harga komoditi itu ditetapkan pedagang pengumpul bervariasi tergantung kualitas.

Kini, harga pinang kering kualitas bagus dapat dibeli Rp6.000 per kilogra. Harga tersebut bisa saja berubah karena pengaruh cuaca. Jika cuaca kurang baik atau sering hujan, maka harga itu juga bisa anjlok, karena kualitas komoditi ini juga akan berkurang.

Kualitas kurang bagus dengan kadar air tinggi pedagang hanya membeli Rp5.000 - 5.500 perkilogram. Kualitas yang bagus, mengandung sedikit kadar air, selain itu juga tidak dihinggapi jamur.

Pada musim hujan, pinang belah seringkali mengandung kadar air yang sangat tinggi, komoditi itu seringkali dihinggapi jamur karena jemurnya tidak kering.

"Harga pinang bervariasi, tergantung kadar airnya. Jika jemurnya bagus (kering), kadar air tidak ada maka dapat dibeli dengan harga Rp6.000/Kg. Jika kadar airnya tinggi harga paling rendah Rp5 Ribu/Kg," tuturnya.

Diakui, harga saat ini memang turun dibanding beberapa pekan sebelumnya mencapai Rp9.500 /Kg. Kualitas pinang bisa bagus jika jemurnya bagus dan mendapat cahaya matahari cukup untuk menjemur. Komoditi ini harus mendapat cahaya matahari yang banyak dalam pengolahan setelah dipanen. Sehingga kualitas pinang juga bagus.

Dikatakannya, turunnya harga jual biji pinang belah ini juga tidak membuat pedagang pengumpul mendapat untung besar dari sebelumnya, begitu juga sebaliknya. Karena harga jual pedagang pengumpul ke toke di Padang juga terjadi penurunan.(04