• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm

21 September 2011

756 kali dibaca

Jalan Kabupaten Pessel 20 Persen Yang Bagus

Painan, September ----

Kondisi Jalan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar dari total panjang 2.338,5 kilometer yang tersebar di 12 Kecamatan yang ada di kabupaten itu tidak cukup 20 persen yang bagus hingga saat ini.  Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pesisir Selatan, Ichsanusataruddin, di Painan Rabu (21/9) mengatakan, anggaran pemeliharaan untuk Jalan Kabupaten itu sangat terbatas sehingga sulit untuk melakukan perbaikan.

Meski demikian sebut Ichsan, Pemerintah kabupaten terus berupaya melakukan perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan jalan dengan anggaran seadanya karena infrastruktur jalan merupakan salah satu sarana penting untuk menggerakan roda perekonomian masyarakat demi peningkatan daya saing.

Panjang ruas jalan Kabupaten di Pesisir Selatan saat ini, totalnya tercatat 2.338,5 kilometer. Dari panjang itu sebagian besar masih dalam kondisi rusak, yang mantap hanya sekitar 19,24 persen saja,  kata Ichsan.  Dari 2.338,50 kilometer tersebut terdiri dari, panjang jalan aspal 443,90 kilometer, jalan semen 13,90 kilometer, jalan kerikil 272,80 kilometer dan yang masih jalan tanah sepanjang 1.607,90 kilometer.

Dari panjang jalan aspal 443,90 kilometer tersebut, kondisi baik 322,10 kilometer, kondisi sedang 114 kilometer dan 7,7 kilometer berada dalam kondisi rusak. Sedangkan Jalan semen (setengah beton) dari 13,90 kilometer itu yang berada dalam kondisisi masuk pada kategori baik 7,6 kilometer dan kondisi sedang sepanjang 6,3 kilometer. Sementara, Jalan Kerikil, dari total panjang ruas jalan 272,80 kilometer yang bisa dikatakan kondisi baik hanya sepanjang 38,4 kilometer dan kondisi sedang 159,4 kilometer. Lebihnya masuk dalam kondisi rusak, antara lain, rusak ringan 23,1 kilometer dan rusak berat 23,1 kilometer.

Ichsan menyebutkan, kondisi Jalan tanah yang ada saat ini sebagian besar berada dalam kondisi rusak yakni sekitar 1.464,5 kilometer berada pada kondisi rusak berat dan 143,4 kilometer rusak ringan. Menurut Ichsan, yang menyebabkan rusak atau mempercepat kondisi jalan kabupaten itu buruk adalah akibat dari perilaku pengguna jalan itu sendiri yang membawa muatan melebihi kapasitas atau tonase yang berlebihan.

Upaya Pemerintah dalam pembangunan infrastruktur jalan di kabupaten itu terlihat hingga terjadinya peningkatan dari tahun ke tahun. Jika tahun 2009 panjang jalan aspal hanya 332.10 Kilometer, naik pada tahun 2011 menjadi 443,90 kilometer. Ia mengatakan, peran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM MP) sangat membantu dalam peningkatan jalan itu ditambah kegiatan manunggal TNI.

Prioritas pembangunan jalan dan jembatan ditujukan untuk peningkatan akses ke sentara-sentra produksi pertanian, peternakan, perkebunan dan pengembangan pariwisata serta ke lokasi transmigrasi,  ujar Ichsan.(04