• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm

16 Juli 2011

406 kali dibaca

Masyarakat Kecamatan Bayang Pessel Panen Padi

Dalam 2 minggu ini masyarakat di Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir selatan, khususnya di kampung Gaduang Kenagarian Talaok Kecamatan Bayang dan kampung Kapencong Kenagarian Koto Berapak Kecamatan Bayang kab. Pessel sudah berada pada masa panen padi.
Keadaaan panen padi di Gaduang Kenagarian Talaok menurundari pada hasil panen di tahun sebelumnya.apalagi sejak sepekan terakhir derasnya curah hujan yang menimpa sawah masyarakat.
Selain itu, para petani harus menyeberangi sungai untuk dapat sampai kesawah mereka. Para petani tak bias turun kesawah apabila air sungai tersebut (batang Bayang) meluap, dan itu terbukti hari Selasa kemaren diwaktu terjadi kebanjiran (12/07).
Harga padi dalam satu karung, yang dibeli oleh toke pengumpul padi Di Kecamatan Bayang sangat bervariasi. Namun, rata-rata toke pengumpul padi di Gaduang ini membeli padi daslam kualitas baik dengan harga Rp 140 ribu s/d Rp 160 ribu per karungnya.
Gindo (50), toke pengumpulan padi di Bayang, saat dihubungi www.pesisirselatan.go.id mengatakan, “saya membeli padi disini rata-rata hanya Rp 140 ribu s/d Rp 160 ribu per karungnya, itupun dalam kualitas baik, Sabtu (16/07).
Dia menambahkan, “namun, apabila tidak baik saya hanya bias membeli dengan harga 120 ribu s/d Rp 135 ribu per karungnya. Selain itu masyarakat juga banyak panen padi R-66, Gonjak anak daro, padi 42, dan lain-lain.
Berbeda dengasn hgarga padi di kampong Kapencong Kenagarian Koto Berapak Kecamatan Bayang Pessel, warga rata-rata hanya menanam padi Sokan.
Ajo (47), toke pengumpul padi Di Kecamatan Bayang, mengatakan harga jual padi Sokan saat sekarang hanya berkisar sekitar Rp 180 ribu s/d Rp 200 ribu perkarungnya dalam kualitas baik pula, jauh berbeda dengan tahun sebelumnya harga jual padi Sokan di Kapencong ini berkisar antara Rp 240 ribu s/d 280 ribu perkarung dalam kualitas baik.(07)(02)