PAINAN-MEI. MITIGASI BENCANA,BPBD BERSAMA GAUNG PASISIA
Bencana alam yang melanda Indonesia akhir-akhir ini memang mengkhawatirkan dan menggugah simpati kita semua untuk membantu meringankan beban korban bencana tersebut. Namun banyak yang melupakan satu tahap penting yang juga dapat mengurangi dampak dan korban yang ditimbulkan bencana. Tahap tersebut dikenal dengan istilah umum “Siaga Bencana” dan istilah teknis “Mitigasi Bencana”.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Pesisir Selatan,NASHARYADI,Berbicara mengenai MITIGASI BENCANA di radio LANGKISAU fm,93,6 FM selaku Lembaga Penyiaran Publik Lokal Kabupaten Pessel.dalam program GAUNG PASISIA, yang digelar rabu (11/5), pukul 20.00-22.00wib
“Mitigasi adalah suatu upaya kita dalam melakukan pengurangan resiko bencana,sesuai dengan UU NO 24 Tahun 2007,BPBD memiliki tugas-tugas pokok yang memang harus dilaksanakan dalam menghadapi pra bencana maupun pasca bencana,diantaranya sebagai koordinasi terhadap penanggulangan bencana daerah, garis komando, dan fungsi eksekusi. “kata NASHARYADI,mengawali .
Dia menambahkan,berdasarkan penelitian para ahli, daerah kita ini termasuk jalur zona merah,tepatnya dikepulauan mentawai,salah satu jalur patahan tektonik aktif yang paling rawan gempa di Indonesia. Kewaspadaan pemerintah dan masyarakat melalui berbagai langkah mitigasi bencana, harus ditingkatkan.
“ Sikap yang bijak dalam menghadapi keadaan ini adalah sikap yang selalu waspada dan siaga terhadap kemungkinan terjadinya bencana. Dengan sikap siaga, kita bisa mensukseskan Mitigasi Bencana.”katanya menutup dialog GAUNG PASISIA.(06)(02)