Kebanjiran yang terjadi sejak seminggu terakhir, Senin sampai Selasa(11-12/07), yang diakibatkan oleh curah hujan yang deras melanda alursungai batang Bayang. Sehingga mengakibatkan banyak kerugian terhadap wargs sekitar terutama di kampong sekitar Batang Bayang tersebut (Lubuk Anau, Ambacang, Lubuk Begalung, Gaduang, Lubuk Aur dan Koto Berapak.
Pasca banjir yang terjadi di Gaduang dajn Lubuk Aur Kenagarian Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan mengakibatkan banyak kerugian terutama bagi warga yang memilki tanah persawahan, perkebunan, dan lading dibibir Sungai Batang Bayang tersebut.
Bahkan, ada sebagian warga mengeluh, karena ladangnya yang berisi Kacang-kacangan, cabe, padi, dasn tanaman palawija lainnya hanyut dibawa derasnya alur sungai sampai pada saat sekarang ini.
Aji (45), warga Gaduang Kenagarian Talaok mengatakan, kejadian seperti ini sangat meresahkan warga, terutama disaat banjir seperti kemaren (11-12/07), air nya sangat deras dan ditambah pula dengan tidak adanya jembatan penyeberangan untuk melewati sungai ini yang memiliki lebar lebih kurang 20 meter.
Berbeda dengan yang tyerjadi di Lubuk Aur kenagarian Talaok Bayang, sebagian warga yang profesi sebagai tukang angkat batu dari sungai tidak ada lagi, karena lokasi nya sudah hanyut dibawa banjir.
Dia berharap, agar Pemerintah Pessel dapat dengan segera menindak lanjuti hal tersebut, warga tidak resah lagi apabila terjadi kebanjiran di sungai.(07)(02)