• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm

21 September 2011

660 kali dibaca

Pemkab Berupaya Tekan Jumlah Korban Narkoba Dengan Sosialisasi

Painan, September----

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus berupaya menekan bertambahnya jumlah angka korban Narkoba dengan mengadakan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya Narkoba, di kabupaten itu. Penyalahgunaan Narkoba sangat membahayakan bagi masyarakat, khsususnya generasi muda. Maka itu perlu dilakukan pencegahan dengan berbagai upaya, salahsatunya dengan sosialisasi bahaya Narkoba tersebut kepada masyarakat,  kata Kepala Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang), Sekretariat Kabupaten (Setkab), Pesisir Selatan, Muskamal di Painan kemarin.

Muskamal mengatakan, penyalahgunaan Narkoba dewasa ini makin memprihatinkan. Mayoritas pecandu Narkoba kalangan generasi muda penerus cita-cita bangsa.  Sejak beberapa bulan terakhir Pemerintah melalui Tim Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba (P2 Narkoba) setempat berupaya mencegah dan mengantisipasi penambahan jumlah angka pemakai Narkoba dengan melakukan sosialisasi keseluruh kecamatan di Kabupaten itu.

Untuk lebih efesian jalannya di 12 kecamatan yang ada, Tim P2 Narkoba membagi kabupaten itu atas lima titik sosialisasi. Setiap titik, masing-masingnya terdapat dua sampai tiga kecamatan. Titik pertama, kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang dan Bayang Utara, pelaksanaannya dilakukan di Pasar Baru Bayang. Titik dua yakni Kecamatan IV Jurai dan Batangkapas dilakukan di Painan IV Jurai. Titik tiga dilaksanakan di Kambang Kecamatan Lengayang. Titik empat, terdiri dari Kecamatan Ranah Pesisir dan Linggo Sari Baganti, sosialisasi dilaksanakan di Air Haji kec.Linggo Sari Baganti. Terakhir peserta sosialisasi berasal dari Kecamatan Pancung Soal, Basa Ampek Balai Tapan dan Lunang Silaut yang dilakukan di Tapan (Basa Ampek Balai Tapan).

Peserta sosialisasi dari seluruh komponen masyarakat di kecamatan masing-masing antara lain, alim ulama, pemuka masyarakat, niniak mamak (penghulu adat), bundo kanduang (pemuka adat perempuan), generasi muda, kepala sekolah dan guru. Setiap sosialisasi Tim P2 Narkoba mendatangkan tiga orang narasumber sebagai pemateri yakni dari Polri, Pejabat Pemkab setempat dan Kejaksaan Negeri Painan.

Dari lima titik tersebut hanya satu titik yakni titik lima yang belum dilakukan sosialisasi, rencana akan dilakukan pekan depan. Sementara empat titik lainnya sudah dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan tempat yang telah ditentukan.
Meski demikian kata Muskamal, upaya pemerintah tersebut diyakini tidak akan bermanfaat jika tidak didukung oleh semua elemen masyarakat.

Menurut dia, usia remaja sangat rentan terhadap Narkoba. Maka itu remaja harus diberikan penyuluhan tentang bahaya Narkoba secara berkelanjutan, pendidikan agama serta memperkuat keimanan dalam mengantispasi masuknya Narkoba. Masuknya pengaruh Narkoba harus diwaspadai oleh semua elemen masyarakat tidak terkecuali aparat penegak hukum,  ujar Sekretaris P2 Narkoba Pesisir Selatan itu.(04