Painan, Mei ----
Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) akan melakukan bedah rumah sebanyak 9 unit bagi masyarakat miskin di 9 Kecamatan dari 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten tersebut Mei ini.
Ketua BAZ Pessel, Desri mengatakan, rumah masyarakat yang akan dibedah itu betul-betul rumah tidak layak huni yang masuk kategori masyarakat miskin yang tidak sanggup untuk melakukan perbaikan dan membangunan rumah baru sebagai tempat tinggalnya.
"Kita telah melakukan verikasi terhadap rumah yang akan dibantu dari program bedah rumah BAZDA sejak beberapa bulan terakhir. Sasaran program ini adalah rumah masyarakat miskin yang tidak lagi bisa berusaha (bekerja) seperti masyarakat normal lainnya, terutama janda miskin yang tidak memiliki kemampuan untuk berusaha layaknya orang normal dan mereka harus memiliki rumah tidak layak huni," ungkap Desri.
Mei ini, penyaluran bantuan bedah rumah yang dihimpun dari zakat PNS tersebut maksimal Rp15 juta perrumah. Sementara untuk penyelesaian pembangunan rumah yang dibedah dari dana tersebut diharapkan adanya partisipasi masyarakat setempat untuk bergotong-royong.
"Jika nantinya biaya yang dibutuhkan untuk merehab rumah tersebut lebih dari dana yang dialokasikan maka sisanya diharapkan dari pemilik rumah dan masyarakat setempat atau donatur lain," tambahnya.
Menurutnya, pertimbangan BAZDA Pessel untuk melakukan program bedah rumah dari zakat PNS Pessel ini tidak lain oleh masih tingginya jumlah rumah tidak layak huni yang masih tetap dihuni oleh masyarakat Pessel. Mereka adalah masyarakat miskin yang tidak sanggup untuk memperbaiki dan membangun rumah baru.
.(04)