• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm

07 Juni 2011

691 kali dibaca

Tenggelam 27 Jam Ditemukan Menjadi Mayat

Painan, Juni----

Fajar Suprianto (20), warga dusun Betung kampung Silaut Luar nagari Silaut kecamatan Lunang Silaut ditemukan meninggal di Batang Silaut setelah hanyut selama 27 jam akibat tergelincir dari rakit kayu di sungai itu, Selasa (7/6).

Dari Informasi yang didapat di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) Selasa (7/6), kejadian bermula ketika Fajar bersama mertuanya (Slamet) melintasi Batang Silaut, 5 kilometer dari simpang jalan raya Silaut arah hulu sungai dengan rakit kayu balok untuk membuat rumahnya.

Ketika berada ditengah sungai, rakit yang ditumpanginya oleng akibat pusaran air. Kondisi itu membuat keduanya (Fajar dan Slamet) jatuh ke sungai. Untung, Slamet berhasil selamat karena kembali dapat memegang rakit, sementara Fajar tergelincir dan terbenam karena tidak bisa berenang sehingga hilang terbawa arus sungai.

Upaya pencarian oleh warga tidak menghasilkan ketika itu. Fajar ditemukan oleh warga yang melanjutkan pencarian setelah menjadi mayat Selasa pukul 13.00 WIB, sekitar 10 meter arah hilir dari lokasi awal kejadian.

"Kami berdua sama-sama kecebur ke sungai. Saya kembali dapat memegang kayu dan berenang, sementara Fajar tenggelam karena tidak bisa berenang meski sebelumnya saya sudah berusaha untuk menolongnya", ujar Slamet.

Camat Lunang Silaut, Darwis, ketika dihubungi pesisirselatan.go.id  membenarkan peristiwa itu. Ia mengetahui kejadian itu beberapa jam setelah kejadian mendapat laporan dari warga setempat.

"Mendapat laporan warga, saya bersama wali nagari dan warga langsung turun kelapangan mengecek kejadian dan melakukan pencarian di sungai. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil, korban ditemukan setelah menjadi mayat," tuturnya.(04