• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm
Warga Terdampak Banjir di Linggo Sari Baganti Terima Bantuan Sembako dari Pemerintah Kecamatan Silaut

03 Desember 2025

778 kali dibaca

Warga Terdampak Banjir di Linggo Sari Baganti Terima Bantuan Sembako dari Pemerintah Kecamatan Silaut

PESISIR SELATAN -  Pemerintah Kecamatan Silaut menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Linggo Sari Baganti, Rabu (3/12/2025). Bantuan ini merupakan wujud solidaritas seluruh nagari di Kecamatan Silaut yang secara bersama-sama menggalang dukungan bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit akibat banjir.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kholiq, Pemerintah Kecamatan Silaut, mewakili Camat Silaut, dan diterima oleh Romi Prantosa, Staf Kecamatan Linggo Sari Baganti. Bantuan berupa paket sembako berisi kebutuhan pokok tersebut diserahkan untuk mendukung pemenuhan konsumsi masyarakat selama masa pemulihan.

Dalam penyampaiannya, Kholiq menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk semangat gotong royong antarwilayah.
“Seluruh nagari di Kecamatan Silaut berinisiatif menggalang bantuan. Kami datang untuk menyampaikan bahwa masyarakat Linggo Sari Baganti tidak sendiri. Solidaritas ini adalah komitmen kami untuk saling membantu, terutama saat bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Romi Prantosa yang menerima bantuan mewakili Camat Linggo Sari Baganti mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian dari Kecamatan Silaut. Bantuan ini benar-benar membantu meringankan beban warga kami yang masih bergelut dengan dampak banjir,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa sebagian warga mengalami kesulitan akses pangan akibat rumah terendam dan aktivitas ekonomi yang terhenti.
“Banyak warga yang masih sulit memenuhi kebutuhan dasar. Dengan adanya bantuan sembako ini, kebutuhan konsumsi keluarga bisa terbantu sampai kondisi kembali normal,” tambahnya.

Bantuan tersebut langsung disalurkan kepada warga yang terdampak banjir, terutama yang rumahnya tergenang dan mengalami kerusakan. Aksi ini diharapkan memperkuat hubungan antarwilayah dan menjadi contoh gotong royong dalam penanganan bencana di Kabupaten Pesisir Selatan.