Painan, November -----
KASUBDIT Manajemen Keselamatan dan Audit Transportasi Darat Departemen Perhubungan RI Gede Pasek Suardika menjelaskan bahwa secara nasional angkutan umum di negeri ini terancam punah.
Hal ini menurut Gede Pasek Suardika dikarenakan buruknya pelayanan yang diberikan pemilik angkutan umum kepada pemakai jasa angkutan darat sehingga masyarakat lebih memilih yang lebih praktis kendatipun terkesan apa adanya.
Angkutan umum kita hampir punah dan terancam gulung tikar oleh keberadaan ojek dan layanan transportasi praktis lainnya yang lebih praktis dan cepat, ungkap Gede Pasek Suardika ketika berbicara dihadapan para pejabat Pemkab Pesisir Selatan di Painan siang tadi.
Menurut Gede Pasek Suardika, keberadaan ojek dan angkutan lainnya yang lebih cepat dari layanan angkutan umum biasa sekarang sudah menjadi persoalan nasional dan hampir ada di semua daerah di negeri ini. Kenapa mereka bisa menarik simpati masyarakaat, itu dikarenakan buruknya pelayanan umum angkutan kita kalau terlalu berlebihan disebut bentuk dari kegagalan pelayanan kita secara baik.
Makanya kedepan, kata Gede Pasek Suardika, pelayanan ini yang harus dibenahi seperti sopirnya yang sopan dan berseragam lengkap sehingga tidak terkesan sebagai sopir tembak yang ugal-ugalan di jalan raya.
Kita, kata Pasek Suardika lagi, sampai saat ini Departemen Perhubungan tidak pernah mengakui keberadaan ojek sebagai angkutan umum kendatipun banyak desakan dari pihak lain untuk melegalkannya. Ojek benar memberi jaminan kecepatan, tetapi tidak menjamin keselamatan penumpang disamping banyak ketidak layakan lain dijadikan sebagai anguktan umum, tutur Pasek Suardika.(01)