• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm

06 Januari 2026

78 kali dibaca

Akibat Bencana, Kunjungan Wisata ke Pessel Turun Dratis

Pesisir Selatan--Bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat berdampak sangat besar pada , sektor pariwisata di Kabupaten Pesisir selatan, dampak signifikan akibat rangkaian bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sumatera Barat sejak akhir November 2025 adalah membuat kunjungan wisatawan menurun dratis.

Satri 40, salah seorang pelaku wisata di kawasan Mandeh Selasa,6/1, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan wisatawan mengalami penurunan drastis dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, aktivitas wisata nyaris terhenti total, termasuk pada momen libur akhir tahun yang biasanya menjadi puncak kunjungan.

“Dampaknya sangat terasa. Kunjungan menjadi sepi, bahkan bisa dikatakan tidak ada sama sekali. Padahal, dalam kondisi normal, kawasan ini selalu ramai saat akhir pekan,” ujarnya.

Satri yang merupakan pengelola  Penginapan mengatakan situasi kali ini merupakan yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir.“Biasanya akhir pekan ramai, bahkan saat pergantian tahun selalu penuh. Namun kali ini, nyaris tidak ada pengunjung,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera menghadirkan solusi agar sektor pariwisata kembali bergerak dan para pelaku wisata bisa bangkit pasca rangkaian bencana.“Harapannya ada langkah konkret agar ekosistem wisata bisa pulih dan aktivitas kembali normal,” pungkasnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir selatan Alamsyah mengungkapkan kalau kondisi ini menjadi perhatian Pemerintah Kabuaten Pesisir selatan untuk segera berbenah. Menurutnya bencana alam yang terjadi di Sumbar termasuk Pesisir Selatan telah membuat sektor pariwisata berdampak sangat besar. Beberapa kawasan yang menjadi kawasan favorit pada libur Nataru menjadi sepi .

"kita berharap tahun 2026 ini menjadi lebih baik dan pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan bisa kembali bangkit dan menjadi tujuan favorit wisatawan," harapnya ( 07)