• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm

04 April 2012

752 kali dibaca

PNPM-MP Memberi Dampak Positif

Painan, April ----

Kegiatan simpan pinjam memanfaatkan bantuan PNPM-MP patut dibanggakan, karena kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan dana bantuan dan pengembaliannya cukup tinggi . Ini disebabkan kesadaran masyarakat jauh lebih tinggi didalam memafaatkan bantuan pemerintah serta tanggung jawab didalam pengembangan bantuan yang ada agar lebih besar lagi di daerah ini terutama didalam penangulangan kimiskinan.

"Karena melalui program PNPM-MP ini juga telah mampu menumbuhkan organisasi sosial kemasyarakatan dan sikap prilaku kebersamaan membangun seperti, tumbuhnya jiwa ke gontong royongan dan peduli terhadap lingkungan terutama didalam melaksanakan kegiatan pembangunan fisik insfrastruktur seperti, jalan jembatan, irigasi dan lainnya dengan meningkatnya swadaya masyarakat" Ujar Bupati Pesisir Selatan Drs Nasrul Abit kemaren di Painan

Menurutnya pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat- Mandiri Pedesaan ( PNPM-MP ) di daerah kabupaten Pesisir Selatan cukup membawa perobahan positif terhadap pembangunan daerah yang hasil telah dapat dirasakan oleh masyarakat Pessel. Hal ini dapat dilihat dengan adanya, berbagai fasilitas pembangunan telah dilaksanakan melalui PNPM-MP baik pembangunan fisik seperti, pembanguan insfatruktur dan pembangunan non fisik antara lain kegiatan simpan pinjam bagi kaum wanita dan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan optimis bantuan yang telah diberikan akan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara baik yang lebih diutamakan untuk kegiatan ekonomi produktif bagi kaum ibu didalam meringan beban tanggung jawab suami terhadap keluarganya.

"Jadi kepada masyarakat sangat diharapakan betul betul dapat memanfaatkan dana bantuan pemerintah ini untuk perbaikan ekonomi dengan penuh tanggung jawab, maka suksesnya program ini pelaksanaanya tergantung dari masyarakat" lanjutnya. (07)

Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Nagari Pemberdayaan Perembuan dan KB (BPMN-KB) Pessel, Mawardi Roska menjelaskan, kalau pengembangan ekonomi produktif melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) pada Kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) dan dana ini tersebar pada 1.200 kelompok SPP yang tersebar di 12 kecamatan.

Atas pembinaan dan bimbingan yang dilakukan pada kelompok yang menjadi sasaran program itu, sehingga tingkat penembalian SPP ini tercapai hingga 90 persen. Dengan terealisasinya penyaluran SPP yang bersumbar dari program PNPM , maka memberi pengaruh kemajuan pada tingkat perekonomian masyarakat.

" Ini memang merupakan salah satu sasaran yang ingin dicapai dalam progam tersebut. Sebab dengan meningkatnya ekonomi masyarakat, maka rencana Pessel untuk keluar dari daerah tertinggal tahun 2014 semakin mulus," terangnya.

Diterangkanya bahwa Simpan Pinjam Perempuan merupakan bagian dari pelaksanaan PNPM di Pessel yang sudah terlaksana sejak tahun 2005. Dan ini dijadikan sebagai salah kebijakan strategis daerah, untuk melepaskan diri dari status daerah tertinggal.

Ditambahkanya, tahun 2012 ini jumlah bantuan program PNPM-MP yang masuk ke Pesisir Selatan sebesar Rp 21,3 miliar lebih. Diantaranya bersumber dari PNPM Integrasi sebesar Rp 6,250 miliar,dan APBN MP 15.100 miliar.

" Dana integrasi ini berasal dari dua sember, yakni dari pusat Rp 5 milar dan APBD 1,250 miliar. Sedangkan APBN MP yang bersumber dari APBN sebesar Rp 14,345 miliar dan APBD sebesar Rp 755 juta pula. Sehingga total keselurunaya menjadi Rp 21,316 miliar," terangnya.

Dengan total bantuan yang masuk itu, sehingga pada tahun 2012 ini dana SPP yang bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat yang tergabung pada kelompok SPP sebesar Rp 5,3 miliar lebih, sebab bisa dimanfaatkan untuk SPP maksimal sebesar 25 persen. Sedangkan sisanya digunakan untuk program fisik dan biaya pembinaan lainya termasuk operasional.

" Dana sebesar Rp 21,316 miliar itu dibagi pada 12 kecamatan yang ada. Dari 12 kecamatan itu sebanyak 11 kecamatan mendapat Rp1,1 miliar, sedangkan kecamatan Bayang Utara mendapatkan kucuran sebesar Rp 3 miliar, dimana sebesar 25 persenya bisa dimanfatakan untuk SPP," tutupnya.(07)(07)Â