PESISIR SELATAN - Untuk antisipasi mencegah wabah virus corona, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mendirikan posko di pintu masuk kabupaten tersebut. Sebanyak 3 posko akan didirikan dengan dilengkapi petugas akan melakukan pengecekan terhadap masyarakat yang masuk ke Pesisir Selatan.
Ketiga posko tersebut didirikan di perbatasan Tapan dengan Kerinci Sungai Penuh,perbatasan Silaut dengan Muko-Muko Bengkulu dan perbatasan Kota Padang dengan Pesisir Selatan.
" Di posko tersebut akan ditempatkan petugas yang terdiri dari personil gabungan dari Dinas Kesehatan, Kepolisian, Perhubungan, BPBD, TNI dan Sat Pol PP, dan satu unit mobil ambulance, " ungkap Kepala Dinas Damkar dan Sat Pol PP Kabupaten Pesisir Selatan, Dailipal, Senin (23/03) di Painan.
Langkah ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk mencegah masuknya wabah corona di Pesisir Selatan. Di setiap posko para petugas akan melakukan pengecekan setiap orang yang mau masuk ke Pesisir Selatan, apabila hasil pemeriksaannya aman dan tidak ada gejala maka dibolehkan masuk, namun apabila ditemukan ada gejala corona maka segera dilakukan penanganan selanjutnya.
"Satu unit ambulance akan kita gunakan untuk membawa masyarakat seandainya ditemukan yang mau masuk Pesisir Selatan ada gejala corona, hal itu merupakan antisipasi awal kita lakukan di posko perbatasan pintu masuk Pesisir Selatan," ulasnya.
Disamping itu, Sat Pol PP juga akan tetap melakukan patroli rutin ke tempat-tempat keramaian di Pesisir Selatan pasca diliburkannya proses belajar mengajar di sekolah sesuai instruksi yang dikeluarkan Bupati.
"Kita berharap dengan adanya Instruksi tersebut agar para pelajar melakukan kegiatan belajarnya dirumah, bukan keluyuran ketempat ramai," ulasnya.
Terakhir Kasat Pol PP mengimbau kepada orang tua untuk terus melakukan pengawasan anak-anaknya di rumah, jangan dibiarkan anak keluar rumah kalau tidak ada hal yang penting. Kalau ada ditemukan ditempat ramai maka akan ditindak. (09)