• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm
Pengurus LKAAM Pessel Dilantik, Bupati Tekankan Penguatan Peran Niniak Mamak

27 Januari 2026

73 kali dibaca

Pengurus LKAAM Pessel Dilantik, Bupati Tekankan Penguatan Peran Niniak Mamak

Pesisir Selatan - Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menegaskan bahwa Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) bukan sekadar organisasi, melainkan benteng utama dalam menjaga nilai-nilai luhur adat dan budaya Minangkabau, terutama di tengah derasnya arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi. 

Hal itu disampaikannya saat pelantikan pengurus LKAAM Kabupaten Pesisir Selatan periode 2025–2030 yang digelar di Pesisir Selatan Convention Center (PCC), Selasa (27/1/2026).

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, Sekdakab Pessel Zainal Arifin, Sekdako Padang Andree A Algamar, Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Dt Nan Sati, unsur forkopimda, Bundo Kandung dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Hendrajoni menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada LKAAM atas komitmen serta kontribusinya dalam mendampingi pemerintah daerah. 

Menurutnya, peran LKAAM sangat strategis, khususnya dalam membina generasi muda agar tidak kehilangan jati diri dan akar budaya Minangkabau di tengah perubahan zaman.

Ia juga berharap kerja sama antara LKAAM dan pemerintah daerah terus diperkuat, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun nagari. 

Bupati menilai, dalam penyelesaian persoalan sosial, sengketa tanah, pembinaan generasi muda, hingga pendekatan terhadap persoalan ulayat dan adat, peran niniak mamak dan mekanisme adat sering kali jauh lebih efektif dan bermartabat.

Lebih lanjut, Hendrajoni menekankan pentingnya penguatan peran niniak mamak di nagari. 

Ia meminta agar peran LKAAM di tingkat Kerapatan Adat Nagari (KAN) terus diperkuat, sehingga pucuk adat dan penghulu suku benar-benar hadir di tengah masyarakat sebagai pembimbing, pelindung, dan penuntun bagi anak kemenakan.

Menurutnya, keberadaan niniak mamak yang aktif dan berwibawa akan menjadi pilar penting dalam menjaga harmoni sosial sekaligus memastikan nilai-nilai adat tetap hidup dan diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi muda Pesisir Selatan.