• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm
Bupati Hendrajoni: Pembinaan Terhadap Nagari Mandiri Pangan Harus Ditingkatkan

02 Juli 2020

232 kali dibaca

Bupati Hendrajoni: Pembinaan Terhadap Nagari Mandiri Pangan Harus Ditingkatkan

Pesisir Selatan--Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, ingatkan kepada perangkat daerah (PD) terkait di daerah itu agar terus meningkatkan pembinaan terhadap nagari mandiri pangan.

Upaya itu harus dilakukan agar peningkatan ekonomi pada berbagai sektor sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh masing-masing nagari bisa terus terjadi.

Dikatakanya bahwa di Pesisir Selatan terdapat lima nagari yang ditetapkan sebagai nagari mandiri pangan pada tahun 2019 lalu.  

"Lima Nagari itu diantaranya, Nagari Kambang Utara di Kecamatan Lengayang, Nagari Sungai Tunu Utara di Kecamatan Ranah Pesisir, Nagari Limau Gadang Lumpo di Kecamatan  IV Jurai, Nagari Taratak di Kecamatan Sutera, dan Nagari Inderapura Selatan di Kecamatan Pancungsoal," jelasnya.
 
Dia mengungkapkan bahwa pada lima Nagari Mandiri Pangan itu, pemerintah daerah (Pemda) setempat telah melaksanakan berbagai program pembangunan sarana dan prasarana.

"Diantaranya, sarana jalan, irigasi, jembatan dan infrastruktur ekonomi lainnya. Pada Nagari Mandiri Pangan itu juga dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti  peningkatan gizi dan peningkatan SDM dengan melibatkan lintas sektoral. Semua itu bertujuan bagaimana percepatan peningkatan ekonomi masyarakat benar-benar tercapai. Makanya pembinaan harus dimaksimalkan," tegasnya.

Dia berharap melalui program Nagari Mandiri Pangan tersebut, kualitas hidup masyarakat bisa meningkat, disamping juga sekaligus menciptakan kemandirian, ketahanan pangan dan gizi serta peningkatan ekonomi itu sendiri.

Kepala Dinas Pangan Pesisir Selatan, Alfis Basyir, menjelaskan bahwa untuk pengembangan ekonomi masyarakat dan menciptakan ketahanan pangan, pihaknya tahun 2019 lalu juga telah melakukan memfasilitasi kerjasama antara Bulog Divre Sumbar dengan kelompok tani terkait pembelian beras premium.

"Melalui kerjasama itu, sehingga beras premium  petani bisa langsung dibeli oleh Bulog. Dengan demikian, maka petani kedepanya tidak lagi mengalami kerugian, karena pemasaran hasil panen mereka sudah terjamin dan harga beras petani akan selalu stabil," ungkapnya.

Upaya itu dilakukanya, sebab pembangunan bidang pangan menjadi skala prioritas dan strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Makanya ini akan selalu menjadi perhatian serius pemerintah bersama stakeholder terkait lainya," timpal Alfis. (05)