• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Buka Pelatihan Identifikasi dan Pengembangan Bakat Olahraga Guru

04 Juli 2020

446 kali dibaca

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Buka Pelatihan Identifikasi dan Pengembangan Bakat Olahraga Guru

Pesisir Selatan--Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesisir Selatan, Suhendri, buka pelatihan Identifikasi dan Pengembangan Bakat Olahraga bagi guru.

Pelatihan dengan mendatangkan Prof Syarial Baktiar, MPd, melalui kerjasama Yayasan Sekolah Olahraga (Yasekora) itu, digelar di Aula Kantor Disdikbud Sabtu (4/7).

Kegiatan itu diikuti oleh 81 orang guru Sekolah Dasar (SD) TK/PAUD, dan Kelompok Belajar (KB).

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, pada pembukaan pelatihan itu menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kemampuan kompetensi guru agar Pesisir Selatan benar-benar mampu menghasilkan generasi emas di masa datang.  

"Program identifikasi dan pengembangan bakat ini akan digulirkan pada 2021 mendatang di Pesisir Selatan. Untuk itu sebanyak 81 guru SD dan TK/PAUD dan Kelompok Belajar  kita hadirkan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM-nya melalui pelatihan sebagaimana saat ini," katanya.

Dia berharap melalui  kerjasama dengan Yayasan Sekolah Olahraga (Yasekora) itu,  daerah itu dapat melihat keberbakatan anak pada olahraga secara umum dan ke cabang olahraga secara khusus nantinya.

Kepala Disdikbud Pesisir Selatan, Suhendri, dalam kesempatan itu  menerangkan bahwa 81 orang guru SD dan TK/PAUD/KB itu akan mengikuti pelatihan Talent Identification and Development In Sport (TID).

Aggar modul panduan pelatihan identifikasi bakat dikuasai dengan baik, maka pihaknya menghadirkan, Prof Syahrial Bakhtiar. Dia merupakan salah seorang ilmuwan olahraga, dan juga merupakan Ketua Tim TID Indonesia.

"Kami menyadari orientasi dan deteksi bakat bertujuan memotivasi anak-anak untuk memilih olahraga yang cocok sesuai dengan karakteristik mereka. Bahkan untuk beberapa cabang olahraga, orientasi bakat sudah dilakukan dari sejak awal," ujarnya.

Dalam kesemoatan itu dia juga menjelaskan bahwa pelatihan TID itu menerapkan dan  mematuhi protokol kesehatan Covid-19. (05)