• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni Kunjungi Madjid Nurul Islam Padang Panjang II, Salurkan Bantuan Rp 100 Juta

28 Agustus 2020

263 kali dibaca

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni Kunjungi Madjid Nurul Islam Padang Panjang II, Salurkan Bantuan Rp 100 Juta

Pesisir Selatan--Program pembangunan bidang keagamaan tetap menjadi prioritas pembangunan ke depan di Kabupaten Pesisir Selatan. Pembangunan yang dilakukan bukan saja dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM) saja, tapi juga dalam bentuk sarana dan prasarana.

Selain mengalokasikan anggaran untuk imam masjid utama kecamatan dan guru mengaji,  daerah itu juga mengalokasikan untuk pembangunan fisiknya.

Hal itu disampaikan Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, saat menggelar pertemuan silaturahmi dengan masyarakat dan pengurus Masjid Nurul Islam Padang Panjang II, Jumat (28/8).

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Suhendri, Kepala Bapedalitbang, Yozki Wandri, Kepala Dinas Dukcapil, Evafauza Yuliasman, dan pejabat eselon II dan III lainya.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih dan maaf kepada masyarakat, sebab rencana peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Cendekia Rahma sebagai mana direncanakan tidak bisa dilakukan.

"Hal ini akibat dari keterbatasan waktu karena banyaknya agenda dan kunjungan dengan masyarakat di beberapa tempat di kecamatan ini," ujarnya.

Dalam pertemuan itu dia juga menyampaikan akan memberikan bantuan kepada masjid tersebut sebesar Rp 100 juta melalui APBD.

"Dari kepada pengurus masjid saya minta untuk segera nembuat proposalnya. Tujuannya agar tidak tertinggal atau luput dari penganggaran," jelasnya.

Dikatakan juga bahwa pendidikan moral dan pandai baca Alquran wajib bagi anak-anak Pesisir Selatan.

"Untuk mencapai hal itu, sehingga kedepannya kita menggratiskan biaya mengaji bagi anak-anak. Ini sudah kita lakukan secara bertahap. Termasuk juga dengan telah dialokasikannya honor imam masjid utama kecamatan sebesar Rp 4 juta Per bulan. Cuma saat ini baru tercapai 1 orang per kecamatan. Dari situ kepada wali nagari di daerah ini juga saya minta untuk juga mengalokasikannya satu orang per nagari," ungkapnya.

Upaya itu dilakukan agar generasi penerus masyarakat Pesisir Selatan benar-benar berakhlak dan memiliki ilmu agama yang kuat.

"Makanya saya sangat mendukung apa yang sudah dilakukan oleh pengurus Masjid Nurul Islam untuk melakukan pembangunan Pondok Pesantren Cendekia Rahma di kampung ini. Untuk pembiayaan akan pula saya upaya nantinya ke Jakarta," ujarnya.

Ketua Masjid, Nurul Islam, Irianto Mesra, mengatakan bahwa saat ini pembangunan masjid masih terbengkalai. Hal itu dapat dilihat karena yang masih dalam bentuk tiang beton.

"Agar pelaksanaan ibadah dan shalat berjamaah bisa tetap berlangsung sehingga untuk sementara masih dipasang seng pada dindingnya. Berdasarkan hal itu Kami berharap bantuan dari pemerintah," ungkapnya dihadapan bupati.

Dia juga menjelaskan bahwa pembangunan masjid yang direncanakan dua tingkat itu, akan membutuhkan anggaran yang cukup besar.

"Kami berharap perencanaan pembangunan dua tingkat ini bisa terkabul. Walau dilakukan secara bertahap melalui sumbangan dan proposal yang kami buat," jelasnya.

Dalam kesempatan itu dia juga berharap Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Cendekia Rahma pada lahan seluas 2 hektare.

"Lokasi pembangunan pesantren ini berada di belakang masjid ini. Namun karena keterbatasan waktu, kami berharap bisa dilakukan dalam waktu dekat," harapnya.

Dia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada bupati karena telah mengabulkan bantuan sebesar Rp 100 juta, dan juga rebana kasidah sebanyak satu set. (05)