• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm
Dana BLT APBD Kabupaten Pesisir Selatan 2022 Disalurkan Pada 7000 KPM

02 November 2022

1055 kali dibaca

Dana BLT APBD Kabupaten Pesisir Selatan 2022 Disalurkan Pada 7000 KPM

Pesisir Selatan-Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Pesisir Selatan, Wendra Rovikto menyebutkan, dana Bantuan Langsung Tunai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (BLT APBD) Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2022 untuk tahap 1 mulai disalurkan.

"Ya, sejuah ini dana BLT APBD itu sudah disalurkan ke beberapa kecamatan seperti IV Jurai, Koto XI Tarusan dan nantinya berlanjut ke Kecamatan Lengayang dan kecamatan lainnya di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan,' ungkap Wendra di sela-sela penyaluran dana BLT APBD di UDKP Kantor Camat Koto XI Tarusan, Rabu (2/11).

Lebih lanjut Wendra mengatakan, total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dana BLT APBD di Kabupaten Pesisir Selatan tahun anggaran 2022 ini sebanyak 7000 KPM yang tersebar di 15 kecamatan.

"Dana BLT APBD tersebut berasal dari dana transfer umum sebesar 2 persen sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia  Nomor 134 tahun 2022 yaitu sebesar Rp 3.150.000.000," ungkapnya. 

Dijelaskan lebih lanjut, adapun keluarga penerima manfaat dana BLT APBD tahap 1 tahun anggaran 2022 adalah nelayan dan tukang ojek, yang telah didata oleh perangkat daerah terkait.

Kemudian  sebut Wendra, keluarga penerima manfaat dana BLT APBD itu tidak menerima bantuan sosial (Bansos) lainnya seperti sembako, BLT BBM, BSU, BLT dana desa dan lainnya.

Disebutkan, penyaluran dana BLT APBD tahun 2022 tahap 1 sudah sebanyak 2.255 KPM yang tersebar di 15 kecamatan. Masing-masing KPM menerima Rp 150 ribu per bulan selama tiga bulan yang dibayar sekaligus sebesar Rp 450 ribu melalui Bank Nagari Cabang Painan dan Bank Nagari Cabang Tapan. 

"Penyaluran dana BLT APBD tahun 2022 tersebut bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat akibat dampak kenaikan harga BBM. Kita berharap bantuan dana BLT APBD ini dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," pinta Wendra.