Painan, Oktober 2012
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pesisir Selatan, Naswir, menghimbau agar para pegawai honor kategori II tidak terperdaya dengan janji yang diiming-imingi para calo. Menurutnya, saat ini ada yang mengaku-ngaku bisa meloloskan kategori II untuk diangkat menjadi CPNS.
Para calo mengaku-ngaku punya akses dengan pejabat daerah dan Badan Kepegawaian Negara, sehingga mereka bisa meloloskan para honorer untuk segera diangkat jadi CPNS."Para calo itu, membujuk para honorer kategori II agar mau membayar sejumlah uang agar proses pengangkatannya sebagai CPNS bisa dipercepat, bahkan disinyalir ada beberapa orang yang sudah menyetor uang" ujar Naswir
Para calo itu, menurut Naswir kini menyasar hingga keberbagai tempat, mangsanya, terutama guru-guru dan pegawai tata usaha dan penjaga sekolah, yang memang mendominasi jumlah pegawai honorer kategori II disamping petugas kesehatan.
Menurutnya, di Kabupaten Pesisir Selatan jumlah pegawai honorer kategori II sebanyak 1469 orang, jumlah sebanyak itu sudah masuk dalam perekaman data Badan Kepegawaian Negara (BKN), namun tidak serta merta bisa diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri (CPNS).
Lebih jauh dijelaskan Untuk diangkat menjadi CPNS para honorer kategori II ini harus melewati serangkaian test yang diadakan oleh pemerintah bekerjasama dengan 10 konsorsium perguruan tinggi negeri. "jadi tidak serta merta diangkat jadi CPNS, tetapi melalui serangkaian test dan uji kompentensi, bahkan ada uji publik"Jelasnya
Terkait uji publik ini, lebih jauh dijelaskannya, para honorer kategori II akan disampaikan ke publik untuk dinilai dan diuji terkait keabsahan faktual yang bersangkutan sebagai pegawai honorer.
"jika ada laporan publik yang mengindikasikan pegawai honorer itu fiktif maka akan dikaji dan evaluasi dan apabila terbukti maka yang bersangkutan dicoret" imbuh Naswir.(wendi humas)(01)