• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm
Kadis Distanhorbun : PPL Motivasi Petani Untuk Tanami Padi

13 April 2020

320 kali dibaca

Kadis Distanhorbun : PPL Motivasi Petani Untuk Tanami Padi

Pesisir Selatan-Di tengah pandemi Covid 19, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan  (Distanhorbun) Kabupaten Pesisir Selatan tetap memonitor kinerja PPL melalui Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) disetiap kecamatan. Hal itu dikatakan Kepala Distanhorbun Kabupaten Pesisir Selatan, Ir.Nuzirwan, MT, Senin (13/4) di Painan.

Selain itu sebutnya, walaupun dalam ancaman wabah Covid-19, pihaknya juga tetap memotivasi petani dan kelompok tani untuk menanam tanaman pertanian, terutama padi agar dapat memenuhi kebutuhan pangan.

Distanhorbun memaksimalkan pembinaan petani dalam rangka pengembangan sektor pertanian. Langkah pembinaan itu dilakukan melalui peningkatan kapasitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) petani. Kemudian mengoptimalkan program dan kegiatan pertanian di lapangan.

Dikatakan, langkah itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petanian setiap tahunnya, terutama pada lahan yang memiliki jaringan irigasi yang airnya terjamin. Tentunya juga didukung penyediaan bibit unggul serta melalui penerapan teknologi pertanian.

Selanjutnya, untuk menjamin ketersediaan stok pangan, pihaknya meminta agar petani menyisihkan sebagian hasil produksi pertanian untuk konsumsi keluarga.

Kemudian pola tanam padi serentak di Kabupaten Pesisir Selatan terus didorong Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan.

Ia mengungkapkan, kini rata-rata musim tanam di Pesisir Selatan dua kali dalam  satu tahun pada lahan produktif. Selanjutnya, agar lahan yang ditanami terbebas dari hama, maka petugas pertanian lapangan memandu para petani untuk melaksanakan pola tanam padi serentak.

"Pola tanam padi serentak banyak manfaatnya bagi petani. Selain untuk mengurangi serangan hama juga dapat meringankan biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani, dan tentunya dapat meningkatkan produksi pertanian" ungkapnya. (03)