Pesisir Selatan-Program Keluarga Berencana (KB) hendaknya dapat lebih dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, terutama di wilayah padat penduduk, wilayah miskin, tertinggal dan terpencil.
"Program KB tidak hanya difokuskan untuk mengatasi persoalan ledakan penduduk, tapi juga memberdayakan potensi masyarakat agar berperan nyata dalam pembangunan," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Pesisir Selatan, Wendi, Rabu (8/7) di Painan.
Disebutkan, program pembangunan bidang kependudukan dan KB, tetap menjadi salah satu fokus pembangunan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2020 ini.
"Mengingat, bidang kependudukan adalah modal dasar dan faktor dominan dalam pembangunan serta titik sentral pembangunan berkelanjutan," ucapnya.
Lebih lanjut menurutnya, upaya itu sangat diperlukan dan merupakan kerjasama seluruh stakeholder. Akan tetapi kedepan perlu terus ditingkatkan, termasuk partisipasi penduduk dalam mensukseskan program KB.
Dikatakan, berbagai upaya telah dilakukan dalam pengendalian angka kelahiran melalui program KB, baik melalui peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan maupun pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga dan peningkatan kesejahteraan keluarga, sehingga terwujud pertumbuhan penduduk yang seimbang.
Sementara itu, peserta KB baru di Kabupaten Pesisir Selatan diberikan edukasi tentang pentingnya program KB. Kemudian Pemkab Pesisir Selatan tetap berkomitmen meningkatkan program KB untuk menciptakan pertumbuhan penduduk yang seimbang, jelasnya.
"Betul, program KB merupakan salah satu fokus pembangunan bidang kependudukan di Kabupaten Pesisir Selatan. Untuk pelaksanaan program KB juga sangat dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak," ucapnya. (03)