Pesisir Selatan-Peran walinagari untuk mendorong petani meningkatkan produksi pertanian secara berkelanjutan sangat penting. Hal itu dilakukan dalam rangka peningkatan ketahanan pangan yang menjadi prioritas di masa Pandemi Covid 19.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Pesisir Selatan, Wendi, Kamis (3/12) di Painan.
"Ya, meskipun dalam masa pandemi Covid-19, sektor pertanian harus tetap dioptimalkan, sehingga ketahanan pangan di tengah-tengah masyarakat tetap terjaga," katanya.
Kemudian lanjutnya, yang mesti harus diperbanyak adalah lumbung pangan untuk menstabilkan harga pangan dan ketersediaan pangan, terutama ketika terjadi bencana alam atau bencana non alam seperti Covid-19.
"Ya, dana desa juga bisa dimanfaatkan untuk peningkatan ketahanan pangan masyarakat. Terkait hal itu, maka pemerintah nagari juga hendaknya aktif membangun komunikasi dengan pihak pemerintah kabupaten melalui perangkat daerah terkait," pintanya.
Ia juga mengungkapkan, pembangunan nagari dimulai dari perencanaan dan penganggaran. Kemudian berlanjut pelaksanaan dan pengendalian pembangunan, pengembangan potensi dan produk unggulan nagari dan kawasan perdesaan.
Berikutnya menurut Wendi, upaya penguatan peran kelembagaan pemerintahan, masyarakat, kelembagaan ekonomi dan lainnya juga menjadi penting. Lalu, pembangunan dan peningkatan pelayanan sosial dasar masyarakat dan sebagainya.
"Kita akan selalu berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait dan stakeholder lainnya dalam memacu pembangunan nagari kedepan," tegasnya.
Ia menjelaskan, perencanaan dan penganggaran pembangunan nagari, dan pembangunan prioritas sektoral lainnya adalah satu kesatuan yang tidak dipisahkan dalam upaya untuk mendukung pembangunan nagari, pertumbuhan ekonomi skala nagari, kawasan dan daerah.
"Dalam hal ini, seluruh perangkat daerah terkait mesti saling berkoordinasi, sehingga pembangunan nagari dan kawasan perdesaan dapat dilakukan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraaan masyarakat," ucapnya. (03)