• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm
Memutus Mata Rantai Penularan Covid 19 Masyarakat Nagari Pasar Baru Ikuti Rapid Test

27 September 2020

436 kali dibaca

Memutus Mata Rantai Penularan Covid 19 Masyarakat Nagari Pasar Baru Ikuti Rapid Test

Pesisir Selatan-Sebanyak 250 orang masyarakat Nagari Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan mengikuti rapid test gratis yang digelar Anggota DPR RI, H.Darizal Basir bekerjasama dengan RSUD dr. Muhammad Zein Painan di Kantor Walinagari Pasar Baru, Sabtu (26/9).  

"Ya, kali ini kita mentargetkan sebanyak 250 orang mengikuti rapid test. Tujuannya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19," kata Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, H.Darizal Basir, Sabtu (26/9).

Dijelaskan, rapid test yang bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Muhammad Zein Painan itu dilakukan dalam rangka Kundapil 7 Masa Persidangan I  Tahun 2020-2021.

Dikatakan, kegiatan itu dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama diikuti sebanyak 500 orang. Dengan rincian, 400 orang masyarakat Nagari Salido dan 100 orang masyarakat Nagari Sago, Kecamatan IV Jurai. Kemudian tahap dua sebanyak 250 orang masyarakat Nagari Pasar Baru, Kecamatan Bayang.

"Mari kita berdoa memohon kepada Allah SWT agar pasien positif Covid-19 segera sembuh dan tidak ada lagi kasus baru di daerah ini. Selanjutnya, diminta pada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, berolahraga dan konsumsi makanan sehat," ajaknya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 di wilayah ini. 

"Saya menyampaikan terima kasih pada pihak RSUD dr. Muhammad Zein Painan, Pemerintah Nagari Pasar Baru dan semua pihak lainnya yang telah mendukung kegiatan tersebut," ucapnya.

Sementara Direktur RSUD dr. Muhammad Zein Painan, dr.Sutarman menjelaskan, rapid test adalah pemeriksaan cepat untuk mendeteksi apakah virus corona pernah bersarang dalam tubuh dan mengetahui tingkat imun tubuh.

"Apabila hasil pemeriksaan rapid test reaktif, maka dilanjutkan dengan tes swab dan yang bersangkutan menjalani isolasi," ucapnya. 

Dikatakan, pencegahan virus corona harus dilakukan secara bersama-sama dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Sebenarnya virus corona tidak menakutkan seperti wabah sebelumnya. Akan tetapi, daya penyebarannya memang sangat cepat yakni menular dari manusia ke manusia," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada  Anggota DPR RI, H.Darizal Basir yang turut andil melakukan pencegahan penularan virus corona dengan melakukan rapid test gratis pada masyarakat. (03)