Pesisir Selatan--Untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengajak pula seluruh masyarakatnya untuk terus waspada.
Tentunya dengan cara memiliki kesadaran sendiri untuk selalu menjaga jarak aman (physical distancing), menghindari keramaian, serta juga berperilaku hidup sehat.
Hal itu disampaikanya ketika membuka musyawarah rancana pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2021 yang dilakukan melalui video conference di Gedung Painan Convention Center (PCC) Senin (30/03).
Pada Musrenbang kali ini, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Ir. Erizon, M.T., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pembangunan (Bapedalitbang), Yozki Wandri, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Junaidi, dan beberapa kepala perangkat daerah lainya.
Melalui video converence itu, para camat dan wali nagari pada masing-masing kecamatan, dapat menyampaikan berbagai usulan-usulan prioritas kepada berbagai perangkat daerah.
Sedangkan beberapa Kepala Perangkat Daerah juga melakukan hal yang sama di kantornya masing-masing bersama jajarannya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan telah melaksanakan Musrenbang kali ini dengan memanfaatkan jalur internet smart city yang telah dibangun Pemkab beberapa waktu yang lalu.
"Titik pusat pemantauan pada masing-masing tempat kita pusatkan di Command Center & Video Conference Room Dinas Komunikasi dan Informatika Pesisir Selatan." kata Yozki
Musrenbang sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2014 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, merupakan arena formal bagi pemangku kebijakan dalam membahas prioritas pembangunan.
Dari itu, setiap pembangunan yang direncanakan harus melalui proses Musrenbang yang dimulai dari tingkat kampung, nagari, kecamatan hingga ke tingkat kabupaten.
Kepala Bapedalitbang juga menjelaskan bahwa Musrenbang secara live melalui video conference itu, merupakan salah satu upaya bagi daerah itu dalam mengantisipasi penularan Covid-19 yang saat ini masih terus mengintai keselamatan masyarakat.
"Melalui video conference ini, para camat dan wali nagari pada kantor camat masing-masing, dapat menyampaikan berbagai ide dan usulan pembangunan yang prioritas. Tentunya untuk dapat dialokasikan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021. Dari itu saya berharap agar kegiatan yang dilakukan secara online melalui video conference ini, bisa diikuti dengan serius," timpalnya. (05)