Pesisir Selatan-Sebanyak 182 nagari di Kabupaten Pesisir Selatan kini sudah bergerak melakukan penyemprotan desinfektan sebagai upaya pencegahan merebaknya virus korona (Covid-19). Demikian disebutkan Kepala Dinas Pemberdayaan dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Pesisir Selatan, Wendi, SH, M.Hum, Rabu (1/4) di Painan.
Dikatakannya, upaya itu dilakukan sebagai bentuk peduli sigap pemerintah nagari agar Covid-19 itu tidak menyebar, dan segera dapat diatasi.
"Tentu, jika semua nagari terus bergerak melawan Covid-19 ini, maka akan menjadi ikhtiar agar seluruh warga nagari tetap sehat dan kalau adapun virus itu, segera enyah dari nagari," ucapnya.
Ia berharap agar nagari terus bergerak, sampai semua terkendali dan masyarakat kembali hidup damai, tanpa ketakutan akibat ganasnya penyebaran virus ini.
Sebelumnya, pemerintah nagari diminta mempercepat kegiatan padat karya sehubungan dampak ekonomi dari Covid-19 yang tentu makin memberatkan masyarakat.
"Ya, program padat karya agar segera dikerjakan, dengan memanfaatkan tenaga lokal nagari yang sangat terdampak virus Corona ini," sebutnya.
Ia berharap dengan adanya kegiatan-kegiatan padat karya tunai tersebut, maka akan dapat mengurangi beban masyarakat miskin di nagari-nagari yang ada.
"Kegiatan pembuatan jalan nagari, tali bandar, dan pembangunan tingkat nagari harus disegerakan sehingga ekonomi tetap berputar dan upahnya segera dinikmati masyarakat nagari," paparnya.
Wendi menyebutkan bahwa salah satu bidang prioritas penggunaan dana nagari adalah untuk pembangunan, disamping permberdayaan, pemerintahan dan pembinaan nagari. "Pembangunan nagari jadi prioritas dana nagari," ucapnya. (03)