• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm
Nagari Lunang Tiga Pemuncak Raihan Realisasi SP 2020

09 Juni 2020

376 kali dibaca

Nagari Lunang Tiga Pemuncak Raihan Realisasi SP 2020

Pesisir Selatan, Pemerintahan Nagari Lunang Tigo Kecamatan Lunang Kabupaten Pesisir Selatan menahbiskan diri sebagai Nagari yang memiliki capaian realisasi perekaman Sensus Penduduk (SP) Online 2020 tertinggi.

Sebagaimana diketahui SP 2020 yang dimulai pada tanggal 15 Februari 2020 dan berakhir pada tanggal 29 Mei 2020, telah menghasilkan sebanyak 24.124 Keluarga terdata dari 150.923 keluarga terdaftar pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil).

Dari jumlah tersebut Nagari Lunang Tiga menyumbangkan sebanyak 773 keluarga dari 796 keluarga yang telah melakukan perekaman SP Online 2020 pada laman https://sensus.bps.go.id/.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Junaidi, S. Kom, ME melalui pesan WhatsAppnya, Selasa (9/6) mengatakan Nagari Lunang Tiga memuncaki raihan realisasi SP Online sebesar 97,11 % atau hanya 23 keluarga yang belum melakukan perekaman dilanjutkan Nagari Sungai Pulai Kec. Silaut sebesar 77,13%, Nagari Balai Sinayan Lumpo Kec. IV Jurai sebesar 70,98%, Nagari Sugai Sarik Lupo Kec. IV Jurai 62,88%, Nagari Ampuan Lupo Kec. IV Jurai 58,79%, Nagari Sungai Sarik Kec. Silaut 55,17%, Nagari Binjai Tapan Kec. Ranah Ampek Hulu Tapan sebesar 52,34%, Nagari Limau Purut Tapan Kec. Ranah Ampek Hulu Tapan sebesar 51,57%, Nagari Lubuk Betung Inderapura Kec. Air Pura sebesar 50,45?n Nagari Talang Koto Pulai Tapan Kec. Ranah Ampek Hulu Tapan sebesar 47,87%.

“Penampilan kombinasi yang impresif dari Stakeholder terkait, terutama Walingari beserta perangkatnya serta masyarakat pada Nagari Lunang Tiga bisa dikatakan sangat konsisten,” ulasnya.

Dilanjutkannya, hasil yang dicapai Nagari Lunang Tiga sangat telak kalau dibandingkan dengan nagari-nagari yang lainnya, yang rerata hanya mencapai angka 15%.

Kita berharap kepada semua pihak agar mampu menilik kualitas yang ditunjukkan Pemerintahan Nagari Lunang Tiga agar bisa direplikasikan untuk masa mendatang.

“Itu merupakan solusi jangka panjang, selain aparatur masyarakat juga harus memotivasi diri agar memiliki data kependudukan,” jelasnya.

Sementara itu bagi nagari-nagari yang masyarakatnya masih belum melaksanakan SP 2020, tidak tertutup kemungkinan untuk mengejar realisasi pendataan melalui pencacahan pada bulan September 2020 oleh tim SP 2020.

"Mari bersama-sama, kita gerakan masyarakat untuk melakukan pendataan penduduk pada September, jawaban yang benar dan jujur akan menentukan masa depan Indonesia," tutupnya.