• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm

27 November 2012

492 kali dibaca

PEMKAB BUAT RAKIT UNTUK PENYEBERANGAN MASYARAKAT LAMBUANGBUKIK

Painan, November 2012


Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan membuat sling rakit di bantaran Sungai Surantih sebagai alat penyeberangan sementara bagi masyarakat Kampung Lambuang Bukik, Nagari (Desa Adat) Koto Nan Tigo Surantih Surantih, Kecamatan Sutera.

"Alhamdullilah pada awal bulan Desember 2012 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar mulai membangun jembatan gantung dibantaran sungai itu untuk menghubungkan Kampung Labuang Bukik dengan daerah luar. Saat ini proyek pembangunan jembatan itu masih dalam proses tender di tingkat provinsi, " kata Sekretaris Kabupaten Pesisir Selatan, Erizon di Painan, kemarin.

Menurut dia, pembangunan jembatan gantung di bantaran Batang Surantih untuk menembus Kampung Lambuang Bukik sepanjang 90 meter itu sudah mendesak untuk dilakukan.

Selama ini dalam melakukan aktifitas sehari harinya, warga yang tinggal di Labuang Bukik sekitar 45 kepala keluarga (KK) itu harus menyabung nyawa mengarungi sungai karena belum memiliki jembatan.

Pembangunan jembatan gantung tersebut akan dilaksanakan secara multi years dengan panjang sekitar 100 meter oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sumbar. Pada tahun 2012 ini akan dikucurkan dana sebanyak Rp 1 miliar dan tahun 2013 sebesar Rp 2,5 miliar untuk pembangunan itu.

Kata dia, pembuatan rakit sling untuk alat penyeberangan bagi warga itu merupakan langkah awal dari pemkab setempat untuk melepaskan daerah itu dari keterisolasiannya sebelum pembangunan jembatan gantung tersebut selesai.
Rakit penyeberangan yang sudah disediakan pemkab itu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai alat penyeberangan dibantaran Sungai Surantih secara gratis, baik yang akan masuk maupun ke Kampung Lambuang Bukik.

"Rakit penyeberangan sudah selesai dibangun, mulai Senin ini (19/11) sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai alat penyeberangan menjelang jembatan gantung selesai dibangun. Sarana ini disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya," ucap dia.(04