Pesisir Selatan -- Virus Corona telah membuat ekonomi masyarakat berdampak,guna mencegah terjadinya dampak sosial terhadap masyarakat Pemkab Pesisir Selatan mempersiapkan langkah stimulan untuk mencegah terjadinya dampak sosial dan ekonomi terhadap masyarakat kecil dan menengah akibat penyebaran COVID-19 di daerah itu.
Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pesisir Selatan, Rinaldi mengakui, untuk menyiapkan hal tersebut, saat ini pihaknya tengah mendata warga yang terhitung membutuhkan dan mengkaji anggaran yang dibutuhkan.
Ungkapnya, saat ini untuk membuat langkah stimulan itu, pihaknya masih membahas ditingkat internal Pemkab, dan dikalkusikan anggaran yang dibutuhkan bisa mencapai dikisaran Rp50 hingga Rp60 miliar.
"Sebagai langkah awal saat ini, Pemkab sudah menginstruksikan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemerintah ditingkat terdepan untuk melakukan pendataan penduduk yang layak menerima bantuan," kata Rinaldi.
Stimulan yang disepakati Pemkab akan diberikan kepada warga yang membutuhkan, mulai dari buruh tani, tukang ojek, sopir angkutan, pedagang kecil, dan masyarakat berpenghasilan rendah lainnya.
"Data itu berbasis NIK dan fotokopi KK. Karena belum ada, jadi OPD diperintahkan untuk mengulang kembali. Salah satunya, untuk menimalisir duplikasi warga yang akan menerima," terangnya.(07)