PESISIR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berkomitmen mengaktifkan kembali Sekolah Filial di Bayang Janiah yang saat ini tidak lagi melaksanakan proses belajar mengajar (PBM). Upaya tersebut dilakukan guna menjamin akses pendidikan yang aman dan layak bagi anak-anak usia sekolah di wilayah tersebut.
Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan, Salim Muhaimin, S.Pd., M.Si, bersama Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Zulfriyanto, ke lokasi sekolah filial Bayang Janiah untuk meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah, Rabu (21/1/2026).
Salim Muhaimin menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 15 anak usia sekolah dari Kampung Bayang Janiah yang harus menempuh pendidikan di luar daerah mereka. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal mengingat jarak tempuh yang cukup jauh serta risiko perjalanan yang dihadapi anak-anak setiap hari.
“Kunjungan kita ke sini untuk memastikan pada tahun ajaran besok sudah terjadi proses belajar mengajar di sekolah ini. Di sini ada kurang lebih sekitar 15 anak usia sekolah yang selama ini bersekolah di luar Bayang Janiah dengan jarak tempuh yang cukup jauh dan sangat berisiko,” ujar Salim Muhaimin.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan mengupayakan agar sekolah filial tersebut kembali aktif dan proses pembelajaran dapat berjalan secara normal pada tahun ajaran mendatang. Dengan demikian, anak-anak di wilayah tersebut tidak lagi harus keluar kampung untuk mengenyam pendidikan.
Selain memberikan kemudahan akses bagi peserta didik, pengaktifan kembali sekolah filial ini juga berdampak pada penataan tenaga pendidik. Guru yang mengajar nantinya dapat terdata dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga hak-hak mereka, termasuk tunjangan profesi guru, dapat diproses sesuai ketentuan.
“Insyaallah pada tahun ajaran besok kita usahakan sekolah filial ini tetap berjalan dan proses pembelajaran di sini juga terlaksana. Guru-guru bisa terkoneksi di Dapodik, dan jika menerima tunjangan profesi guru, tunjangannya juga bisa dibayarkan,” tambahnya.
Salim Muhaimin juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjamin pemerataan akses pendidikan hingga ke pelosok nagari. Komitmen tersebut sejalan dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan agar seluruh anak di daerah ini mendapatkan hak pendidikan tanpa terkecuali.
“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan akses pendidikan di seluruh nagari di Kabupaten Pesisir Selatan, termasuk di Bayang Janiah, dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya.