Pesisir Selatan-Satu orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan dinyatakan sembuh. Dengan demikian, total pasien sembuh menjadi 52 orang.
"Alhamdulillah, pasien sembuh bertambah satu orang lagi. Pasien tersebut adalah pasien kasus ke-135, laki-laki, umur 31 tahun, honor PSDA, alamat Gang Ikan Mas Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai, pasien dirawat isolasi mandiri di rumah," kata Kabag Humas dan Protokoler Setdakab, Rinaldi, Senin (28/9) di Painan.
Disebutkan, selain sembuh juga ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 27 orang. Dengan demikian, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 253 orang.
Dijelaskan, informasi pasien positif Covid 19:
1). Pasien kasus ke-227, perempuan, umur 25 tahun, honorer Dinas Perizinan, alamat Teluk Kasai, Kecamatan Batang Kapas, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif Covid-19, dirawat isolasi mandiri di rumah.
2). Pasien kasus ke-228, perempuan, umut 43 tahun, ASN Dinas Perizinan, alamat Perumnas Painan Timur, Kecamatan IV Jurai, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
3). Pasien kasus ke-229, perempuan, umur 55 tahun, alamat Lubuak Gambir, Kecamatan Bayang, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
4). Pasien kasus ke-230, laki-laki, umur 54 tahun, ASN Dinas Perizinan, alamat Painan Timur, Kecamatan IV Jurai, yan bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
5). Pasien kasus ke-231, perempuan, umur 27 tahun, honorer perawat PKM Kambang, alamat Talang TS Kambang, Kecamatan Lengayang, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
6).Pasien kasus ke-232, perempuan, umur 60 tahun, IRT, alamat Cupak, Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
7).Pasien kasus ke-233, laki-laki, umur 16 tahun, pelajar SMA, alamat Bukit Kaciak Lumpo, Kecamatan IV Jurai, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
8).Pasien kasus ke-234, laki-laki, umur 12 tahun, pelajar SD, alamat Bukit Kaciak Lumpo, Kecamatan IV Jurai, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
9).Pasien kasus ke-235, perempuan, umur 36 tahun, honorer perawat PKM Lumpo, alamat Sungai Gayo Lumpo, Kecamatan IV Jurai, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
10).Pasien kasus ke-236, perempuan, umur 25 tahun, alamat Painan, Kecamatan IV Jurai, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
11). Pasien kasus ke-237, laki-laki, umur 53 tahun ASN Dinas Perizinan alamat Tanah Kareh Pasar Baru, Kecamatan Bayang, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
12).Pasien kasus ke-238, perempuan, umur 36 tahun, ASN Diknas alamat Batang Kapas, Kecamatan Batang Kapas, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
13).Pasien kasus ke-239, perempuan, umur 45 tahun, IRT, alamat Padang Cupak Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
14).Pasien kasus ke-240, laki-laki, umur 41 tahun, Anggota Polsek Lengayang, alamat Padang Marapalam, Kecamatan Lengayang, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
15).Pasien kasus ke-241, laki-laki, umur 33 tahun, pedagang, alamat Padang Cupak, Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
16).Pasien kasus ke-242, perempuan, umur 66 tahun, IRT, alamat Padang Cupak, Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
17). Pasien kasus ke-243, laki-laki, umur 28 tahun, swasta, alamat Asam Kamba Pasar Baru, Kecamatan Bayang, yang bersangkutan adalah pasien rumah sakit BKM Sago dengan keluhan sakit Typus, dirawat isolasi mandiri di rumah.
18).Pasien kasus ke-244, laki-laki, umur 33 tahun, alamat Rawang Painan, Kecamatan IV Jurai, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
19).Pasien kasus ke-245, perempuan, umur 52 tahun, IRT, alamat Setia Budi Painan, Kecamatan IV Jurai, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
20).Pasien kasus ke-246, laki-laki, umur 72 tahun, alamat Koto Nan Ampek, Kecamatan Ranah Pesisir, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
21).Pasien kasus ke-247, perempuan, umur 24 tahun, karyawan Bank BUMD di Painan, alamat Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan, yang bersangkutan kontak erat dengan pasien positif, dirawat isolasi mandiri di rumah.
22).Pasien kasus ke-248, laki-laki, umur 40 tahun, karyawan Bank BUMD di Painan, alamat Pasar 60, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, yang bersangkutan adalah pemeriksaan terhadap semua karyawan Bank Nagari, dirawat isolasi mandiri di rumah.
23).Pasien kasus ke-249, perempuan, umur 26 tahun, Karyawan Bank BUMD di Painan, alamat Jl.Ilyas Yakub Painan Kecamatan IV Jurai, dirawat isolasi mandiri di rumah.
24).Pasien kasus ke-250, laki-laki, umur 36 th, Karyawan Bank BUMD di Painan, alamat Jl.Ilyas Yakub Painan, Kecamatan IV Jurai, dirawat isolasi mandiri di rumah.
25).Pasien kasus ke-251, laki-laki, umur 37 tahun, karyawan Bank BUMD di Painan, alamat Perumnas Painan Timur, Kecamatan IV Jurai, dirawat isolasi mandiri di rumah.
26).Pasien kasus ke-252, perempuan, umur 49 tahun, karyawan Bank BUMD di Painan, alamat, Jl.Pemuda Painan, Kecamata IV Jurai, dirawat isolasi mandiri di rumah.
27).Pasien kasus ke-253, laki-laki, karyawan Bank BUMD di Painan, alamat Jl.AR. Hakim Painan, Kecamatan IV Jurai, dirawat isolasi mandiri di rumah.
"Melonjaknya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan, maka diminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Hal itu dilakukan untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19," kata Rinaldi. (03)