• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm
Tim BWS V Bersama Pemkab Pesisir Selatan, Tinjau Lokasi Abrasi Pantai

29 Mei 2020

490 kali dibaca

Tim BWS V Bersama Pemkab Pesisir Selatan, Tinjau Lokasi Abrasi Pantai

Pesisir Selatan --- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan diwakili Dinas PSDA Pessel bersama Balai Wilayah Sungai Sumatra V, meninjau pemukiman nelayan dan Kawasan Wisata yang terkena abrasi pantai. Setidaknya ada tiga kecamatan yang dilanda oleh abrasi pantai, seperti, kawasan pantai api-api Kecamatan Bayang, kawasan pantai Kecamatan Batang Kapas, dan pantai Kecamatan Surantih.

Abrasi Pantai menyebabkan kerusakan pada bibir patai amblas, dan pohon pohon cemara tumbang, tak hanya itu rumah warga dan puluhan perahu nelayan rusak tertimpa pohon.

Saat peninjauan, terlihat tim BWS Sumatra V bersama Dinas PSDA Kabupaten Pesisir Selatan dilokasi, untuk melakukan langkah awal penanganan abrasi.

Kepala Dinas PSDA Kabupaten Pesisir Selatan melalui Novi Irawan Kepala Bidang Sungai saat mendampingi Tim BWS V Sumatera, Kamis (27/5), Sesuai instruksi dari pimpinan, kita telah lakukan Tinjauan lapangan bersama Tos merialdi PPK BWS V sumatera , guna penanganan abrasi disejumlah Kawasan pantai. Ujarnya. Jumat, (28/5).

“Tim sudah melakukan peninjauan, kita menunggu proses selanjutnya dari Tim BWS V Sumatera," Sebutnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan sudah mengirim surat kepada Balai Wilayah Sumatera (BWS) V Padang untuk penanganan Abrasi Pantai yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan.

Sementara itu, Camat Batang Kapas Wendra Rovikto saat dihubungi mengatakan, Kami dari Pemerintahan bersama Masyarakat Batang Kapas, sangat Berterimakasih kepada H. Hendrajoni Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, yang telah mendatangkan Tim dari BWS V Sumatera dan bersama Tim dari Dinas PSDA Kabupaten Pesisir Selatan dalam penanganan Abrasi Pantai. Ungkapnya.

"Memang beberapa hari yang lalu, Gelombang tinggi menerjang tebing Pantai akibat tingginya gelombang air laut pasang, diperkirakan lebih dari 3 meter. Terjangan gelombang tersebut mengakibatkan pengikisan pada tepi pantai dan menyebabkan amblasnya tanah di sekitar pantai.

Ada sekitar 200 meter Pantai ini rusak, dan amblas akibat abrasi pantai, abrasi juga menumbangkan pepohonan yang ada di sepanjang pantai. Kami sangat berharap kepada pihak BWS V untuk bisa melakukan penanganan abrasi pantai ini.