Pesisir Selatan-Salah satu upaya untuk mendukung peningkatan produktivitas pangan adalah dengan melakukan gerakan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) secara maksimal.
"Gerakan itu dilaksanakan agar OPT tidak melakukan kerusakan lebih luas dan menekan pergerakannya ke tempat lain. Kegiatan terpadu ini telah dilaksanakan di Kecamatan Ranah Pesisir,"" ungkap Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Pesisir Selatan, Nuzirwan, Kamis (10/9) di Painan.
Dikatakan, pihaknya terus meningkatkan gerakan pemantauan dan pengendalian OPT. Kemudian menyampaikan terima kasih kepada Koordinator BPP, Penyuluh, POPT dan Kasi Perlindungan Tanaman atas komitmennya.
Dikatakan lebih lanjut, untuk meningkatkan produktivitas pertanian, tentu berbagai upaya perlu dilakukan seperti pencegahan hama dan penyakit tanaman.
Terkait hal itu, petani hendaknya juga proaktif melaporkan bila terjadi serangan hama dan penyakit tanaman kepada PPL di wilayahnya untuk diambil langkah pencegahan, ucap Nuzirwan lagi.
Disisi lain, pihaknya meminta PPL agar aktif memantau kondisi tanaman petani di lapangan, sekaligus melakukan komunikasi secara intensif dengan petani untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan.
Selanjutnya, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan terus mendorong petani agar meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) untuk mewujudkan swasembada dan kedaulatan pangan nasional.
Disebutkan, lahan sawah beririgasi yang tersebar di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan juga terus dioptimalisasi untuk menggenjot produksi padi yang menjadi sumber ekonomi masyarakat.
"Lahan sawah beririgasi itu tetap mendapat perhatian, dimana pemkab mengupayakan lahan tersebut digarap secara maksimal untuk tanaman padi yang pada gilirannya meningkatkan ekonomi masyarakat Pesisir Selatan," katanya.
Selain itu, pihaknya juga melakukan peningkatan kapasitas tenaga PPL yang ada di setiap kecamatan melalui training, sehingga dapat melaksanakan tugas dan fungsi sebagai mestinya. (03)