• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm

27 November 2012

462 kali dibaca

TNKS PESSEL LAKUKAN OPERASI HUTAN

Painan, November 2012


Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Wilayah III Kabupaten Pesisir Selatan melakukan kegiatan operasi hutan dan penyuluhan satwa dan tumbuhan kepada pelajar dan masyarakat untuk menjaga habitat satwa harimau sumatera dan hutan di kabupaten itu.

"Jumlah harimau Sumatera di wilayah TNKS kabupaten ini sudah mulai berkurang. Dari sebanyak 60 ekor yang hidup di hutan Sumatera Barat, hanya 25 ekor saja diantaranya menghuni hutan Pesisir Selatan saat ini, " kata Kepala Kantor Seksi Wilayah III TNKS Pesisir Selatan, Kamarul Zaman di Painan,kemarin.
Jumlah itu kata ia, bisa saja terjadi perubahan dari waktu ke waktu karena habitat harimau yang sering berpindah pindah tempat dari wilayah satu ke wilayah lain.

Menurut ia, dalam kurun tahun 2011-2012 jumlah harimau Sumatera yang mati di kabupaten itu tidak ada, baik dibunuh secara langsung maupun tidak disengaja. Namun pada tahun 2010 terjadi satu ekor harimau yang mati karena jeratan babi oleh masyarakat. Sebelumnya, satwa liar itu masuk ke pemukiman masyarakat dan memangsa ternak.
Hal itu terjadi karena habitat satwa liar itu merasa terganggu, baik akibat penebangan hutan maupun perburuan binatang hutan lainnya oleh masyarakat.

"Harimau Sumatera ini berani turun ke pemukiman masyarakat untuk mencari makan apabila kehidupannya di hutan sudah merasa terganggu seperti penebangan hutan dan perburuan binatang lainnya yang merupakan makanan harimau tersebut, " ujar dia.

Untuk menjaga terjadinya konflik antara masyarakat dengan harimau Sumatera, maka Pemerintah melalui TNKS wilayah III mengupayakan pencegahan dengan cara melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat dan pelajar.(04