• info@pesisirselatan.go.id
  • Hours: Mon-Fri: 8am – 4pm

27 Oktober 2014

553 kali dibaca

Pessel Bangun Jembatan Batu Tembak-Carocok

Painan, Oktober 2014.   

Kabupaten Pesisir Selatan membangun jembatan dari Muara Painan yang berada persis di Teluk Painan ke batu Tembak. Terkait pembangunan jembatan yang menghubungkan Teluk Painan dengan Jalan Nasional Batu Tembak itu, Bupati Pessel minta Dinas PU segera menghitung RAB dan membuat desainnya. Sementara itu, terkait lahan, Pemkab sedang mengupayakan dengan Ninik Mamak Nagari Painan.

Bupati Nasrul Abit Senin (27/10) di Painan menyebutkan, jembatan Teluk Painan - Batu Tembak merupakan tindak lanjut dari upaya reklamasi Pantai Carocok dan pembangunan jalan menyisir pinggir pantai di Painan Barat. Reklamasi hampir masuki tahap penyelesaian, sementara ke selatannya sudah ada jalan rabat beton satu kilo meter menuju Muara Painan.

Di Muara Painan menurutnya, jalan masih buntu. Untuk membuka jalur tersebut dibutuhkan pembangunan jembatan dari ujung jalan rabat beton ke kelok Batu Tembak. "Jadi nanti akan ada jalan yang bisa diakses pengunjung dari kawasanan selatan tanpa harus masuk ke dalam Kota Painan. Pengunjung bisa masuk dari Batu Tembak via jalan rabat beton dan terus menuju Pantai Carocok," katanya.

Nasrul Abit menyebutkan, hal tersebut dilakukan agar kemacetan bisa terurai di kawasan Carocok saat pengunjung membeludak. Dengan adanya jalur baru tersebut maka ada empat jalan alternatif yang dapat ditawarkan kepada pengunjung, pertama masuk dari arah utara melalui Simpang Tugu Ilyas Yakub belok kanan menyisiri kaki Bukit Langkisau, kedua melalui Simpang Ajinomoto, ketiga jalan Lingkar Salido - Carocok dan pengunjung dari selatan dapat langsung masuk melalui jalur Batu Tembak - Carocok. tanpa harus masuk kedalam kota.

Sementara itu menjelang TdS 2015 dan membeludaknya pengunjung, Pessel segera tuntaskan pembangunan reklamasi Pantai Carocok di bagian selatan tahun ini. Reklamasi itu selain untuk mempercantik objek wisata Carocok juga untuk menjawab persoalan parkir yang kurang memadai selama masa liburan.

Kepala Dinas PU Pessel Pri Nurdin mengatakan, dasar penambahan kawasan reklamasi itu adalah lahan parkir yang masih terbatas di sekitar Carocok. Selama ini sejumlah pengunjung memang mengeluh akan sarana parkir di objek itu apalagi dalam waktu beberapa bulan kedepan akan ada helat TdS 2015 dimana Pessel ditunjuk sebagai tuan rumah grand start.

Dikatakannya, untuk kelancaran pembangunan reklamasi tersbut, ia meminta Ninik Mamak di Painan memberikan dukungan penuh. Semua pihak juga diharapkan untuk memhami konsep pembangunan pariwisata Pessel. Pessel akan menjadikan pariwisata sebagai icon pembangunan daerah tersebut.

Proyek reklamasi telah dimulai semenjak tahun 2012 lalu saat adanya Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) Expo dan disatukan dengan kegiatan Festival Langkisau. Dana reklamasi berasal dari pemerintah pusat dan APBD Pessel. Lahan itu kini telah dapat dipergunakan untuk berbagai kegiatan dan pertunjukkan besar selain untuk arena parkir.(09)