Pesisir Selatan-Tim Focal Point Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di masing-masing perangkat daerah sangat penting untuk memastikan seluruh program pembangunan yang dilakukan responsif gender. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Pesisir Selatan, Ir.Erizon, M.T ketika membuka Pelatihan Tim Focal Point Perencanaan Penganggaran Gender di Operation Room Kantor Bupati, Rabu (11/3).
Disebutkan, dengan adanya pelatihan PPRG ini diharapkan seluruh perangkat daerah dapat merencanakan program dan kegiatan telah dianalisa, sehingga mampu mewujudkan pembangunan yang responsif gender diseluruh sektor permbangunan di Kabupaten Pesisir Selatan.
Lebih lanjut dikatakan, dalam Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2000 menjelaskan bahwa pengarusutamaan gender adalah suatu strategi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman , aspirasi, kebututuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas seluruh kebijakan diberbagai bidang.
Kemudian secara garis besar pengarusutamaan genderr merupakan startegi yang harus diakukan oleh tiga komponen yaitu pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, sehingga menciptakan output dalam bentuk berbagai kebijakan dan peraturan perundang-undangan serta kelembagaannya yang mengarah pada pencapaian kesetaraan dan keadilan gender.
Dengan demikian, pengarusutamaan gender merupakan strategis atas pendekatan dalam pembangunan yaitu strategi yang mengintegrasikan permasalahan, pengalaman dan kebutuhan baik perempuan maupun laki-laki dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi seluruh kebijakan dan program pembangunan.
Pada kesempatan itu sekda berpesan agar peserta mengikuti pelatihan PPRG ini dengan serius dan dapat merealisasikannya di perangkat daerah masing-masing dalam rangka mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender . (03)